Nick Glennie-Smith, Komposer 'The Rock' dan Kolaborator Hans Zimmer, Meninggal di Usia 74 Tahun

JATENG.AKURAT.CO, Dunia perfilman Hollywood kembali berduka. Nick Glennie-Smith, komposer, konduktor, dan keyboardis asal Inggris yang dikenal luas atas kolaborasi panjangnya dengan peraih Oscar Hans Zimmer, telah meninggal dunia pada usia 74 tahun. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh istrinya selama 52 tahun, Jan Glennie-Smith, yang dikutip dari The Hollywood Reporter.
Sang komposer dikabarkan meninggal dengan tenang pada 16 Agustus 2026 di kediamannya di Charlottesville, Virginia, Amerika Serikat, dalam pelukan keluarga. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai penyebab kepergiannya.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi industri musik film, terutama bagi rekan-rekannya di Remote Control Productions, tim produksi Hans Zimmer yang telah ia bela selama puluhan tahun.
Perjalanan Karier: Dari Keyboardis hingga Maestro Film
Nicholas Hugh Glennie-Smith lahir di London pada 3 Oktober 1951. Karier musiknya dimulai sebagai pemain keyboard profesional, di mana ia pernah tampil dan/atau merekam bersama deretan musisi legendaris seperti Paul McCartney, Roger Daltrey, Leo Sayer, Cliff Richard, Roger Waters, Phil Collins, Tina Turner, hingga Elvis Costello.
Pada akhir 1980-an, ia pindah ke Los Angeles untuk bergabung dengan studio Media Ventures milik Hans Zimmer.
Di sanalah kariernya di industri film dimulai, dengan menyumbangkan permainan keyboard dan musik untuk film-film seperti K2 (1991) dan Cool Runnings (1993).
Namanya mulai melambung ketika ia berkolaborasi dengan Zimmer dan Harry Gregson-Williams sebagai komposer utama untuk film aksi Michael Bay, The Rock (1996).
Skor film tersebut, yang memadukan synthesizer dengan tema heroik yang luas, menjadi pengaruh besar bagi musik aksi Hollywood selama bertahun-tahun.
Warisan Musik yang Abadi di Layar Lebar
Selain The Rock, Glennie-Smith juga dikenal karena karyanya yang lain. Ia menggubah skor musik yang megah untuk film The Man in the Iron Mask (1998) garapan Randall Wallace.
Kolaborasinya dengan Wallace berlanjut dalam film-film seperti We Were Soldiers (2002), Secretariat (2010), dan Heaven Is for Real (2014).
Sebagai konduktor orkestra, ia menjadi bagian penting dari tim Remote Control Productions Zimmer, berkontribusi pada puluhan film blockbuster.
Daftar karyanya sangat panjang dan mencakup film-film ikonik seperti The Lion King (1994), Crimson Tide (1995), The Simpsons Movie (2007), Transformers (2007), X-Men: First Class (2011), dan Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides (2011). Ia juga bekerja pada film-film seperti Con Air (1997), The Da Vinci Code (2006), Wreck-It Ralph (2012), Man of Steel (2013), Pacific Rim (2013), Deadpool (2016), dan Mufasa: The Lion King (2024).
Dedikasi di Balik Layar dan Penghargaan
Di luar dunia komposisi, Glennie-Smith juga merupakan seorang konduktor yang disegani.
Ia menjabat sebagai direktur musik untuk konser langsung Hans Zimmer dan memimpin orkestra beranggotakan 60 orang pada acara Academy Awards 2012 yang menampilkan komposisi dari Zimmer dan Pharrell Williams.
Putra sulungnya, Seth Glennie-Smith, juga mengikuti jejak sang ayah sebagai komposer dan editor musik dengan kredit di antaranya Project Hail Mary dan It Ends With Us.
Penghormatan dari Hans Zimmer dan Kawan-kawan
Kepergian Nick Glennie-Smith disambut dengan duka mendalam oleh kolega dan para penggemar musik film.
Akun Facebook Hans Zimmer Live memberikan penghormatan yang menyentuh: "Kami sangat berduka atas kepergian Nick Glennie-Smith. Nick jauh lebih dari sekadar musisi dan komposer luar biasa. Selama bertahun-tahun bersama Hans Zimmer, ia adalah mitra kreatif, anggota band, dan di atas segalanya, seorang teman lama... Musik tetap ada, begitu pula persahabatan di balik setiap not. Dia akan selalu menjadi pemimpin band kami. Beristirahatlah dengan tenang, Nick" .
Komposer Younes Bahri juga mengenangnya sebagai sosok yang hangat dan murah hati, menyebut kepergiannya sebagai "berita yang benar-benar menghancurkan".
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Kapolda Jateng Tegas: Tak Ada Ampun bagi Polisi yang Bekingi Kejahatan





