Berkat BRI, Djauhari Belajar Meracik Harapan Baru Menjelang Pensiun

JATENG.AKURAT.CO, Raut wajah Djauhari tampak serius saat tangannya mulai mencoba meracik kopi dalam pelatihan barista yang digelar di sela kegiatan Latihan Keterampilan (Latram) hasil kolaborasi Polda Jawa Tengah bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Sesekali ia tersenyum ketika hasil racikannya mendapat apresiasi dari instruktur.
Bagi anggota kepolisian yang telah mengabdi lebih dari 35 tahun itu, pelatihan tersebut bukan sekadar kegiatan formal menjelang pensiun.
Ada harapan baru yang sedang ia persiapkan untuk kehidupannya setelah melepas seragam dinas.
“Senang sekali ada pelatihan seperti ini. Jadi meski nanti memasuki masa pensiun, saya tetap ingin produktif dan punya kegiatan yang bermanfaat,” ujar Djauhari.
Ia mengaku selama puluhan tahun berdinas di kepolisian, sebagian besar waktunya tersita untuk pekerjaan dan pengabdian kepada masyarakat.
Karena itu, masa menjelang pensiun menjadi momen penting baginya untuk mulai memikirkan kehidupan baru bersama keluarga.
Djauhari merupakan satu dari kurang lebih 750 anggota Polda Jawa Tengah yang mengikuti kegiatan bertajuk “Latram Polda Jateng x BRI, All in One Payroll Solution for Growing Business”.
Program yang digelar oleh SDM Polda Jateng bekerjasama dengan BRI tersebut, menjadi bekal agar personel tetap produktif dan mandiri setelah purnatugas.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan dari berbagai narasumber mulai dari BRI, Asabri, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang hingga para pelaku usaha.
Materi yang diberikan pun beragam, mulai dari pengelolaan keuangan, peluang usaha, hingga pelatihan keterampilan praktis.
Bagi Djauhari, pelatihan keterampilan seperti barista coffee menjadi pengalaman baru yang menarik.
Ia tidak menyangka keterampilan sederhana seperti meracik kopi ternyata bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan.
“Sekarang kedai kopi ada di mana-mana. Ternyata peluangnya masih bagus. Siapa tahu nanti setelah pensiun bisa coba usaha kecil-kecilan,” katanya sambil tersenyum.
Selain pelatihan barista, peserta juga mendapatkan pelatihan pengolahan sayuran menjadi keripik bernilai ekonomis.
Sejumlah wirausahawan pun hadir berbagi pengalaman membangun usaha dari nol sebagai motivasi bagi para anggota yang akan memasuki masa purnabakti.
Pemimpin Cabang BRI Patimura Semarang, Birowo Cahyo Baskoro mengatakan, BRI memberikan edukasi terkait pengelolaan keuangan dan kesiapan finansial menghadapi masa pensiun.
Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan berbagai layanan perbankan dan akses pembiayaan usaha untuk mendukung aktivitas produktif setelah tidak lagi aktif berdinas.
“Kami ingin para anggota yang memasuki masa pensiun tetap produktif, mandiri secara finansial, dan memiliki peluang usaha yang dapat dikembangkan setelah tidak lagi aktif berdinas,” ujarnya.
Sementara itu, Karo SDM Polda Jateng, Kombes Pol Dr. Noviana Tursanurohmad, S.I.K menegaskan bahwa masa pensiun perlu dipersiapkan sejak dini agar anggota memiliki perencanaan keuangan yang matang.
Menurutnya, peluang usaha setelah pensiun cukup terbuka apabila dibarengi keterampilan dan pengelolaan keuangan yang baik.
“Pensiun bukan akhir dari produktivitas. Justru ini bisa menjadi awal untuk membangun usaha maupun aktivitas baru yang tetap menghasilkan,” katanya.
Ia menjelaskan, program Latram rutin digelar sebagai bentuk perhatian institusi terhadap anggota yang memasuki masa transisi menuju pensiun.
“Melalui kegiatan tersebut, anggota diharapkan tetap memiliki semangat berkarya dan mampu menjalani masa purnatugas dengan lebih sejahtera,” jelasnya.
Selain materi kewirausahaan, peserta juga mendapatkan sosialisasi dari Asabri mengenai manfaat program pensiun dan perlindungan hari tua agar anggota memahami hak serta fasilitas yang dapat dimanfaatkan saat memasuki masa purnabakti.
Bagi Djauhari, seluruh materi yang diberikan menjadi bekal penting untuk menatap masa depan dengan lebih optimistis. Setelah lebih dari tiga dekade mengabdi sebagai anggota kepolisian, ia kini mulai mempersiapkan langkah baru dalam hidupnya.
“Kalau dulu fokus mengabdi untuk negara, nanti setelah pensiun mungkin waktunya lebih banyak untuk keluarga dan usaha kecil. Yang penting tetap aktif dan tetap berkarya,” tuturnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 2Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 3Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 4Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 5Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 6Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 7Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 8Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta
- 9Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 10Bukan Batal! Fabrizio Romano: Barcola ke Liverpool Masih Hidup dan Kian Menggembirakan




