Masih Nabung di Celengan? Hati-Hati, Kelebihan dan Kekurangannya Ini Bikin Kaget!

JATENG.AKURAT.CO, Nabung di celengan itu memang klasik. Rasanya seru dan gampang banget.
Tapi, di balik kesederhanaannya, ternyata celengan punya dua sisi yang bikin kita harus berpikir ulang.
Apa saja kelebihan dan kekurangannya? Yuk, kita bedah tuntas biar kamu tahu apakah celengan masih cocok buatmu!
Kelebihan: Bikin Gampang Nabung!
1. Mudah dan Praktis: Siapa pun bisa nabung di celengan. Tidak ada prosedur ribet atau dokumen yang perlu diurus.
Kamu cuma perlu beli celengan, taruh di rumah, dan tinggal masukkan uang kapan saja. Simpel, kan?
2. Melatih Kebiasaan Menabung: Celengan adalah alat yang ampuh untuk membentuk disiplin.
Setiap kali ada uang koin atau sisa uang belanja, kita cenderung langsung memasukkannya ke celengan.
Kebiasaan kecil ini perlahan melatih otak kita untuk selalu menyisihkan uang, bukan menghabiskannya.
Kekurangan: Waspada, Banyak Risikonya!
3. Tidak Aman dari Risiko Kehilangan: Ini kekurangan yang paling fatal. Uang di celengan tidak punya perlindungan seperti di bank.
Kalau celenganmu hilang, dicuri, atau rusak, uangmu juga akan ikut lenyap. Ini bikin celengan tidak cocok untuk menyimpan uang dalam jumlah besar.
4. Tidak Menghasilkan Untung: Beda dengan tabungan di bank atau investasi, uang di celengan tidak akan berkembang.
Justru sebaliknya, nilainya bisa berkurang karena inflasi. Uang Rp1 juta yang kamu simpan hari ini, daya belinya akan lebih rendah di masa depan.
Celengan memang cocok untuk menabung jangka pendek, misalnya untuk jajan atau membeli barang kecil.
Tapi, untuk tujuan jangka panjang seperti membeli rumah atau dana pensiun, celengan bukanlah pilihan terbaik. Kamu butuh media yang lebih aman dan bisa memberikan imbal hasil.
Nah, setelah tahu kelebihan dan kekurangannya, apakah kamu masih mau nabung di celengan? Atau beralih ke cara lain yang lebih modern dan aman?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat







