Mengejutkan! Ekonomi Indonesia Tumbuh Melesat 5,12 Persen, Sektor Ini Jadi Jagoannya!

JATENG.AKURAT.CO, Kabar gembira datang dari panggung ekonomi nasional! Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II (Q2) 2025 sukses mencatatkan angka yang bikin senyum, yaitu 5,12 persen secara year-on-year (yoy).
Angka ini bukan cuma sekadar naik, tapi juga menjadi yang tercepat sejak kuartal II-2023.
Angka fantastis ini tentu saja menjadi sinyal positif, menunjukkan fondasi ekonomi Indonesia yang semakin kokoh di tengah tantangan global yang tak kunjung usai. Jadi, apa sih rahasia di balik lonjakan pertumbuhan ini?
"Berdasarkan basis kuartal ke kuartal (qtq) yang tidak disesuaikan secara musiman, produk domestik bruto tumbuh 4,04 persen pada bulan April-Juni, menurut Badan Pusat Statistik (RI)," tulis Reuters dalam artikel yang tayang pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Sektor Pertanian dan Belanja Pemerintah Jadi Motor Utama
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Selasa, 5 Agustus 2025, ada beberapa sektor yang jadi pahlawan utama.
Dari sisi produksi, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mencatat pertumbuhan paling meroket, yaitu hingga 13,53 persen!
Hal ini didorong oleh kesuksesan musim panen dan permintaan yang tinggi terhadap komoditas pangan. Para petani dan nelayan kita benar-benar jadi pahlawan yang tak terlihat.
Tak kalah penting, dari sisi pengeluaran, komponen konsumsi pemerintah mencatat kenaikan signifikan mencapai 21,05 persen.
Ini membuktikan peran aktif belanja negara dalam menggerakkan roda ekonomi, baik untuk pembangunan infrastruktur maupun pelayanan publik.
Industri Pengolahan Tetap Jadi Tulang Punggung
Selain sektor pertanian, industri pengolahan juga masih menjadi pilar utama pertumbuhan.
Industri makanan dan minuman, misalnya, tumbuh 6,15 persen berkat meningkatnya permintaan domestik dan ekspor.
Ada juga industri logam dasar yang melesat hingga 14,91 persen berkat tingginya permintaan ekspor, terutama untuk produk besi dan baja.
Jangan lupakan juga industri kimia, farmasi, dan obat tradisional yang tumbuh 9,39 persen, dipicu permintaan tinggi di pasar lokal dan internasional.
Pertumbuhan ekonomi yang menggembirakan ini adalah momentum emas bagi Indonesia.
Ini adalah kesempatan emas untuk memperkuat struktur ekonomi, khususnya di sektor-sektor padat karya yang tumbuh positif, agar kita semakin tangguh menghadapi risiko eksternal di masa depan.
Bagaimana pendapatmu tentang pertumbuhan ekonomi ini? Apakah kamu merasakan dampaknya secara langsung?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat






