Tingkatkan Potensi Produk Olahan PKK Gunungsari, Tim Pengabdian LPPM Unnes Gelar Pelatihan Pembuatan Kemasan

AKURAT.CO KENDAL - Kemasan menjadi salah satu faktor penting dalam sebuah produk, termasuk untuk olahan makanan.
Tidak hanya melindungi makanan tersebut, namun juga menjadi daya tarik produk tersebut untuk bisa diedarkan dan dijual.
Apabila dirancang dengan baik, kemasan bisa menarik minat pembeli untuk menggunakan produk tersebut.
Baca Juga: Persik Kediri Optimis Kalahkan PSIS Semarang di Laga Kadang, Ini Faktor Penyebabnya
Hal ini yang mendorong tim pengabdian masyarakat LPPM Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggelar kegiatan pelatihan pengemasan makanan untuk ibu-ibu unit PKK Gunungsari, Desa Ngesrepbalong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.
Kegiatan ini dilaksanakan, setelah penyerahan alat pengering sebagai alat penunjang produksi dan koordinasi dengan ibu-ibu PKK, yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Ketua tim pengabdian, Ir. Nur Rahayu Utami, M.Si. mengatakan bahwa produk olahan pangan lokal yang dimiliki Dusun Gungsari, Desa Ngesrepbalong memiliki keunggulan dan potensi, yang dapat ditingkatkan melalui pengemasan yang dapat menarik pasar.
Baca Juga: Antisipasi Kecurangan Pemilu, SKI Berpartisipasi Dalam Pelatihan Paralegal Perubahan
"Oleh karena itu pengetahuan tentang kemasan pangan sangat dibutuhkan," terangnya.
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Balai Dusun Gunungsari dan diikuti oleh 15 ibu-ibu anggota PKK Gunungsari.
Tim pengabdian mengundang Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) yang diwakili Siti Nurmal Laela, S.E., M.M dan tim sebagai narasumber dan pemateri.
Baca Juga: Ini Cara Jateng Siapkan SDM Unggulan, Tunjang Pertumbuhan Investasi Berkelanjutan
Pada pelatihan ini dikenalkan berbagai jenis kemasan, untuk produk makanan dan komponen-komponen yang harus dicantumkan pada kemasan makanan.
Selain itu juga dilakukan praktik membuat berbagai bentuk kemasan dengan alat selaer serta cara mengoperasikan alat vacuum.
'Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, dapat meningkatkan kualitas produk olahan pangan lokal Dusun Gunungsari, sehingga meningkatkan perekonomian rumah tangga," tandas Nur Rahayu.
Kegiatan pelatihan ini diikuti dengan sangat antusias oleh peserta.
Peserta berharap dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas produk mereka dari segi kemasan sehingga dapat dipasarkan lebih luas lagi.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 5Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 6Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 7Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 8Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'
- 9Bukan Sekadar Ganti Pelatih, Liverpool Siap Rekrut 5 Pemain Baru di Era Iraola
- 10Newcastle Sikat Brighton, Tottenham, dan Chelsea: Resmi Amankan Kiper Masa Depan Prancis






