Jateng

98 Mahasiswa Baru Sosiologi UIN Walisongo Mulai Kenali Dunia Akademik dan Prospek Karier

Muhammad Husni Mushonifi | 19 Agustus 2026, 22:17 WIB
98 Mahasiswa Baru Sosiologi UIN Walisongo Mulai Kenali Dunia Akademik dan Prospek Karier

JATENG.AKURAT.CO, Sebanyak 98 mahasiswa baru Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UIN Walisongo Semarang mengikuti kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tingkat program studi, Rabu (19/8/2026).

Mengusung tema “Menyapa Genwa Sosiologi 2026” dengan tagline “Understanding Society, Building Civilization”, kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat kehidupan akademik di lingkungan Program Studi Sosiologi.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai struktur program studi, kurikulum, visi keilmuan, berbagai aktivitas akademik, hingga peluang profesi yang dapat ditekuni setelah lulus.

Materi disampaikan Ketua Program Studi Sosiologi, Naili Ni’matul Illiyyun, M.A., bersama Sekretaris Program Studi Sosiologi, Endang Supriadi, M.A. Keduanya memberikan gambaran mengenai berbagai hal yang perlu dipahami mahasiswa sebelum memasuki perjalanan akademik di perguruan tinggi.

Sosiologi Tak Sekadar Belajar tentang Masyarakat

Mahasiswa baru diperkenalkan dengan visi keilmuan Program Studi Sosiologi, yakni mengembangkan Sosiologi berbasis riset dan kesatuan ilmu pengetahuan untuk kemanusiaan dan peradaban yang adaptif terhadap perubahan masyarakat.

Visi tersebut menjadi landasan bagi mahasiswa untuk memahami bahwa Sosiologi tidak berhenti pada pembelajaran teori mengenai masyarakat. Mahasiswa juga diarahkan untuk mampu membaca dinamika sosial, melakukan penelitian, serta menghasilkan pengetahuan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pengenalan tersebut menjadi bagian penting agar mahasiswa tidak hanya mengetahui apa yang harus ditempuh secara akademik, tetapi juga memahami kultur akademik dan berbagai ruang pengembangan diri yang tersedia di program studi,” ujar Naili.

144 SKS dan Kurikulum Berbasis OBE

Dalam sesi akademik, mahasiswa baru juga mendapat penjelasan mengenai struktur kurikulum. Untuk menyelesaikan pendidikan, mahasiswa diwajibkan menempuh 144 SKS yang terdiri atas delapan mata kuliah universitas, 45 mata kuliah wajib program studi, serta sembilan mata kuliah pilihan.

Program Studi Sosiologi juga telah menerapkan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) bagi mahasiswa angkatan 2024 dan setelahnya.

Pengenalan kurikulum sejak awal diharapkan membuat mahasiswa memahami arah pembelajaran sekaligus kompetensi yang perlu dikembangkan selama menjalani masa studi.

Selain perkuliahan, mahasiswa juga dikenalkan dengan berbagai kegiatan yang menjadi bagian dari kehidupan program studi, mulai dari diskusi dosen dan mahasiswa, riset, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama kelembagaan, hingga kampanye dan sosialisasi pencegahan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

Lulusan Sosiologi Punya Pilihan Karier Beragam

Prospek lulusan menjadi salah satu materi yang diperkenalkan kepada mahasiswa baru. Program Studi Sosiologi memetakan sedikitnya empat profil lulusan, yakni peneliti sosial, tenaga pendidik, pekerja sosial, dan mediator konflik.

Untuk mendukung profil tersebut, mahasiswa dibekali kemampuan memahami realitas sosial, menguasai teori dan metodologi penelitian, menyusun laporan serta publikasi ilmiah, melakukan pemetaan sosial, menyusun perencanaan sosial, hingga mengembangkan program pemberdayaan masyarakat.

Dengan kompetensi tersebut, lulusan Sosiologi memiliki peluang berkarier di berbagai sektor. Kemampuan membaca persoalan masyarakat dapat diterapkan dalam bidang penelitian, pendidikan, pemberdayaan, maupun penyelesaian konflik sosial.

Ditopang Prestasi Akademik dan Jaringan Alumni

Program Studi Sosiologi FISIP UIN Walisongo juga memperkenalkan sejumlah keunggulannya kepada mahasiswa baru.

Program studi tersebut mengantongi akreditasi Unggul BAN-PT periode 2024–2029 serta akreditasi internasional ACQUIN dengan predikat Unconditional pada 2026. Selain itu, terdapat dosen dengan kompetensi di berbagai bidang, Jurnal Sosiologi Walisongo (JSW) yang telah terakreditasi SINTA 2, kerja sama dengan berbagai lembaga, serta prestasi mahasiswa di bidang akademik maupun nonakademik.

Saat ini, Program Studi Sosiologi memiliki 468 mahasiswa, termasuk 98 mahasiswa baru angkatan 2026. Sementara itu, jumlah alumninya telah mencapai 860 orang yang bekerja di beragam bidang.

Para alumni tersebut antara lain berkiprah sebagai aparatur sipil negara, wartawan, aktivis sosial, peneliti, pengusaha, hingga pekerja sektor swasta.

Keragaman profesi alumni menjadi gambaran bahwa ilmu Sosiologi memiliki ruang pengembangan karier yang luas dan tidak terbatas pada satu jenis pekerjaan.

Melalui kegiatan “Menyapa Genwa Sosiologi 2026”, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya memahami aturan dan sistem akademik, tetapi juga mulai melihat dirinya sebagai bagian dari komunitas keilmuan.

“Tidak sekadar mengenalkan struktur dan aturan akademik, kegiatan tersebut juga menempatkan mahasiswa sebagai bagian dari komunitas keilmuan yang diharapkan mampu memahami masyarakat sekaligus berkontribusi dalam membangun peradaban,” terang Endang.

Semangat “Understanding Society, Building Civilization” pun diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa Sosiologi angkatan 2026 untuk mengembangkan kepekaan sosial, kemampuan akademik, keterampilan riset, serta kesiapan menghadapi perubahan masyarakat selama menjalani pendidikan di UIN Walisongo.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.