Pererat Silaturahmi, Unwahas dan Yayasan Wahid Hasyim Tekankan Internasionalisasi serta Harmoni Kebersamaan

JATENG.AKURAT.CO, Yayasan Wahid Hasyim Semarang (YWHS) bersama Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) menggelar Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H yang berlangsung khidmat di Kampus II Unwahas Gunungpati, Sabtu (28/3) pagi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum Yayasan beserta jajaran pengurus, Pembina dan Pengawas Yayasan, Rektor Unwahas, serta dosen dan tenaga kependidikan.
Momentum Halal Bihalal tersebut menjadi ajang strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendorong kemajuan institusi menuju kancah internasional.
Baca Juga: UNNES Masuk 5 Besar PTN Akademik Terfavorit Nasional, Peminat SNBP 2026 Tembus 41.556 Orang
Ketua Umum YWHS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA dalam sambutannya menegaskan pentingnya keberanian Unwahas untuk melangkah keluar dari zona nyaman.
Ia menekankan bahwa perguruan tinggi tidak boleh hanya berpuas diri sebagai pemain lokal, tetapi harus mampu bersaing di tingkat global.
“Kita tidak boleh hanya berpuas diri menjadi pemain lokal. Seluruh unit di bawah naungan Yayasan Wahid Hasyim Semarang, terutama universitas, harus memperkuat jejaring global, meningkatkan riset berskala internasional, dan memastikan lulusan kita mampu bersaing di kancah dunia,” tegasnya.
Baca Juga: UIN Walisongo Gelar Asesmen Lapangan Magister Hukum, Perkuat Mutu Akademik dan Tata Kelola
Ia juga mengungkapkan rencana pengembangan akademik dalam waktu dekat, yakni pembukaan dua program studi baru, yaitu Sport Fisioterapi dan Pertambangan.
Program studi Pertambangan disebut akan menjadi satu-satunya di Jawa Tengah.
Sementara itu, Rektor Unwahas, Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, ST., MT., IPM menyoroti pentingnya kekuatan internal sebagai fondasi untuk mencapai target internasionalisasi.
Menurutnya, keberhasilan besar hanya dapat diraih jika seluruh elemen kampus berjalan selaras.
“Prestasi sehebat apa pun tidak akan bermakna tanpa adanya harmoni. Mari kita jadikan momentum Halal Bihalal ini untuk meleburkan ego, mempererat silaturahmi, dan bekerja sama dalam harmoni demi kemajuan Unwahas yang lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Helmy menjelaskan bahwa tema Halal Bihalal tahun ini, yakni “Transformatif, Kolaboratif, dan Kebersamaan dalam Harmoni”, yang dibingkai dalam nilai-nilai Islam ahlus sunnah wal jamaah, bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi arah strategis dalam perjalanan Unwahas ke depan.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang diisi tausiah oleh KH Supandi.
Seluruh civitas academica tampak antusias mengikuti tradisi bersalam-salaman (mushafahah) sebagai simbol pembersihan diri serta penguatan ikatan kekeluargaan setelah menjalani ibadah Ramadan.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, Unwahas optimistis mampu mengintegrasikan nilai-nilai lokal yang harmonis dengan standar kualitas internasional dalam menghadapi tantangan global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










