Ceria Penuh Warna! KB - TK Roudlotul Abidin Ajak Siswa Ngebatik, Tanamkan Cinta Warisan Budaya Sejak Dini

JATENG.AKURAT.CO, Batik, warisan budaya Nusantara yang diakui UNESCO sejak 2009, bukan hanya milik orang dewasa.
Kecintaan terhadap kain bermotif filosofis ini harus ditanamkan sejak dini. Hal inilah yang dilakukan oleh Kelompok Bermain - Taman Kanak Kanak (KB - TK) Roudlotul Abidin Blanten, Nyatnyono, Ungaran Barat.
Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, sekolah tersebut menggelar acara bertajuk "Batikku, Identitasku, Cinta Budayaku” pada Jumat (24/10/2025), yang diikuti seluruh murid, guru, dan wali murid dengan antusiasme tinggi.
Dalam sambutannya, pengurus yayasan Roudlotul Abidin bidang pendidikan, Suparti, menekankan pentingnya menanamkan nilai budaya sejak usia dini.
Menurut Suparti, batik bukan sekadar selembar kain bermotif indah, tetapi juga cerminan sejarah, filosofi, dan jati diri bangsa Indonesia.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak mengenal dan mencintai budaya leluhur mereka sejak usia dini,” ujar Suparti di aula KB-TK Roudlotul Abidin, Blanten, Jumat (24/10/2025).
Kepala Sekolah KB-TK Roudlotul Abidin Blanten, Emie Zulianingsih Rakhmayanti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam perayaan ini.
Emie juga mengapresiasi orang tua murid dan siswa-siswanya yang tampil luar biasa dengan mengenakan batik penuh warna.
"Kami ingin menanamkan rasa bangga dan percaya diri dalam mengenakan batik, bukan hanya di hari-hari khusus, tetapi juga dalam keseharian. Semoga semangat ini menular kepada orang tua untuk terus melestarikan batik sebagai identitas bangsa,” kata Emie.
Emie menambahkan, baju yang dikenakan orang tua murid dan para murid menggambarkan beragam motif batik yang mengandung makna dan nilai-nilai luhur yang mencerminkan keberagaman budaya di seluruh nusantara.
"Dari batik Pekalongan yang cerah hingga batik Yogyakarta yang sarat filosofi, semuanya menunjukkan bahwa batik adalah simbol persatuan dalam keberagaman bangsa Indonesia," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap agar anak-anak semakin mengenal makna budaya bangsa dan tumbuh menjadi generasi yang bangga terhadap identitasnya.
Dukungan orang tua juga menjadi kunci penting dalam menanamkan nilai-nilai cinta tanah air melalui hal-hal sederhana, seperti mengenalkan motif batik daerah, memakai batik bersama, atau berkreasi dengan kain batik di rumah.
"Sebagai institusi pendidikan usia dini, kami terus berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari pelestarian budaya bangsa, mulai dari langkah kecil yakni dengan mengenakan batik dengan bangga," kata Emie.
Dalam kegiatan itu, tampak orang tua mendampingi anaknya belajar beragam motif batik, mulai motif batik Parang, Kawung, Poleng, hingga batik cap dan ecoprint. Medium kertas dan cat warna digunakan sebagai media praktik mengedukasi motif batik.
Perwakilan orang tua murid, Agus Wibowo mengapresiasi komitmen KB - TK Roudlotul Abidin yang mengenalkan batik sebagai warisan budaya luhur nusantara.
"Menanamkan kecintaan pada batik sangat penting bagi anak-anak untuk memiliki rasa bangga pada budaya nusantara," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat






