Walikota Semarang Segera Siapkan Konsep Beasiswa Sekolah Swasta

JATENG.AKURAT.CO, Agustina, Wali Kota Semarang saat ini menyiapkan skema sekolah swasta untuk menampung anak-anak bersekolah yang tak diterima di sekolah negeri.
Nantinya, sekolah swasta akan disiapkan kuota anak yang bersekolah dan beasiswanya.
“Yang paling rumit penyelesaiannya adalah ketika banyak sekali masyarakat yang berpendapatan rendah tidak bisa masuk sekolah negeri karena di sekolah negeri terbatas," ujar Agustina membuka penjelasannya pada Sabtu (8/3/2025).
Agustina mengatakan, ada yang berpikir bahwa penyelesaian keterbatasan adalah membuat ruang kelas baru. Padahal ada banyak sekolah swasta yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
"Kalau kewenangannya Pemerintah kabupaten kota itu berarti ruang kelas baru untuk SD dan SMP. Padahal tumbuh menjamur sekolah-sekolah swasta di sekitarnya," ungkap Agustin.
Menurut Agustin mengatakan yang masuk sekolah swasta diberi beasiswa.
"Jadi Mengapa kita tidak memanfaatkan sekolah swasta saja. Kita berikan beasiswa kepada anak-anak untuk bisa masuk ke sekolah swasta yang ada di sekitar tempat mereka tinggal,” katanya.
Agustina, sendiri mengatakan itu saat membuka kegiatan “Sistem Penerimaan Murid Baru yang transparan dan berkeadilan” di Hotel Grand Edge Semarang.
Ia menuturkan soal Pendidikan, menjadi fokus perhatiannya dalam 100 hari kerja pasca dilantik menjadi pemimpin Ibu Kota Jawa Tengah. Dengan demikian, situasi Pendidikan di Kota Semarang menjadi kondusif.
“Saya minta (Dinas Pendidikan) membuat skema khusus yang nanti kita komunikasikan kepada sekolah-sekolah swasta. Intinya ini adalah satu dari sekian banyak program yang harus saya realisasi program 100 harinya. Hal ini untuk membuat iklim kondusif bagi proses penerimaan siswa baru,” ujarnya.
Dia menegaskan bahwa sekolah swasta tidak boleh terpinggirkan. Keberadaan sekolah swasta merupakan amanat UUD 1945.
“Problematikanya mereka (para orang tua-red) tidak mau (menyekolahkan anak) ke sekolah swasta karena mahal. Itu tugas kita menyelesaikannya, sekolah swasta itu adalah Mitra pemerintah dalam menyelesaikan amanat UUD 1945 soal Pendidikan,” terang dia.
Di sisi lain, ia menghimbau bagi para orang tua dengan ekonomi mampu agar tidak juga mengambil “jatah” sekolah gratis.
Sekolah gratis hanya untuk anak kurang mampu. Apalagi, dalam APBD, support dana untuk Pendidikan hanya 20 persen.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bambang Pramusintho mengaku siap menjalankan program sekolah gratis bagi anak kurang mampu di sekolah swasta.
“Nanti anak kurang mampu bisa difasilitasi beasiswa di sekolah swasta. Ini sedang didiskusikan, nanti rujukannya apa,” ujar Bambang.
Nantinya, tak semua beasiswa bersumber dari APBD. Bisa dengan menggandeng CSR Perusahaan.
“Kita bisa menggandeng CSR Perusahaan. Kita sudah ada data pemetaan anak yang tidak bisa tertampung di SD dan SMP Negeri,” beber dia.
Ia menuturkan saat ini ada sebanyak 132 sekolah swasta gratis disiapkan pemerintah kota Semarang. Setiap tahunnya untuk jumlah sekolah swasta gratis terus bertambah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










