Bekerjasama dengan EVOS, Universitas Indonesia Masukan E-Sports ke Dalam Kurikulum Perkuliahan

JATENG.AKURAT.CO, Bekerjasama dengan EVOS, Universitas Indonesia Masukan E-Sports ke Dalam Kurikulum Perkuliahan.
Program studi (prodi) Media Vokasi Universitas Indonesia (UI) memasukkan E-Sports sebagai salah satu peminatan dalam kurikulumnya.
Hal ini dilakukan untuk mengembangkan ilmu baru di bidang E-Sports dan membuka peluang karier yang lebih luas bagi mahasiswa.
Direktur Program Pendidikan Vokasi UI Padang Wicaksono mengatakan, sangat penting untuk mengarahkan minat dalam bermain game ke jalur yang lebih positif dan produktif. "Banyak mahasiswa yang suka bermain game di Universitas Indonesia.
Mudah-mudahan teman-teman yang memiliki passion tersebut bisa mengembangkannya ke arah yang lebih positif, bahkan menjadi salah satu profesi yang menjanjikan di masa depan," kata Padang dikutip dari laman resmi UI.
Padang menjelaskan, kurikulum yang ditawarkan ini bersifat dinamis dan selalu diperbarui sesuai kebutuhan industri. Sehingga mahasiswa selalu bersaing di pasar kerja yang kompetitif.
Berkolaborasi dengan EVOS E-sports, kata Padang juga memungkinkan mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dari para profesional di industri.
"Dengan berkembangnya kurikulum E-sports di Vokasi UI, peluang karier di berbagai bidang seperti manajemen pemain, pengelolaan turnamen, shoutcasting, dan manajemen produksi akan semakin terbuka lebar," ujarnya.
Sementara itu, Performance Lead dari EVOS E-sports, menjelaskan bahwa keberhasilan di dunia E-sports membutuhkan keselarasan visi dan misi antara pemain dan tim pelatih.
Selain skill bermain, ia juga menekankan pentingnya keterampilan seperti storytelling, pengambilan keputusan, dan komunikasi yang baik dalam membangun karier di industri ini
"Tim yang sukses adalah tim yang selalu berada dalam satu suara dan satu keluarga, baik ketika menang maupun kalah," ungkap Aufa.
Aufa juga turut menggarisbawahi pertumbuhan E-sports di Indonesia sejak pandemi 2020 lalu yang menurutnya semakin stabil berkat dukungan sosial yang kuat antar pemain.
"Industri ini semakin sustain, terutama dengan adanya social network yang kuat di antara para pemain," ucap dia.
Prodi Produksi Media Vokasi UI melihat fenomena ini sebagai peluang besar.
Keputusan ini bertujuan mengembangkan ilmu baru di bidang Esports dan membuka peluang karier yang lebih luas bagi mahasiswa.
Baca Juga: Cobain 7 Ide Usaha Sampingan Buat Mahasiswa, Hasil Lumayan Bisa Buat Bayar Uang Kuliah
Kurikulum yang ditawarkan bersifat dinamis dan selalu diperbarui sesuai kebutuhan industri, sehingga mahasiswa siap bersaing di pasar kerja yang kompetitif.
Kolaborasi dengan EVOS Esports memungkinkan mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dari para profesional di industri. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 5Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 6Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 7Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 8Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'
- 9Bukan Sekadar Ganti Pelatih, Liverpool Siap Rekrut 5 Pemain Baru di Era Iraola
- 10Newcastle Sikat Brighton, Tottenham, dan Chelsea: Resmi Amankan Kiper Masa Depan Prancis








