Perempuan dan Pesta Demokrasi, Serunya Stadium General Bersama PMII UIN Walisongo

AKURAT.CO, Pembahasan soal Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 terus bergulir. Apalagi pagelaran akbar pesta demokrasi rakyat Indonesia itu akan digelar 14 Februari mendatang.
Berbagai kalangan mengajak masyarakat untuk menjaha persatuan dan menghindari perpecahan.
Seperti halnya yang disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpollinmas) Jawa Tengah, Haerudin.
Baca Juga: Menuju Pemilu 2024, Polres Kendal Ajak Eks Napiter Dukung Pemilu Damai
Haerudin berpesan agar Pemilu menjadi pesta politik, bukan petaka politik.
"Pemilu seharusnya menjadi pesta politik, bukan petaka politik," ujar Haeruddin saat menyambut peserta pelantikan dan stadium general Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Walisongo Semarang di Trisobo Park Boja Kabupaten Kendal, Rabu (24/1/2024).
Selain Haerudin, hadir pula komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah, Muslim Aisha.
Muslim, yang telah dua periode Pemilu menjadi komisioner menjelaskan. Sejauh pengalamannya, masyarakat hanya memperhatikan hasil pemilu saja, tapi tidak menikmati prosesnya.
Hal inilah yang menurut Muslim menjadikan pemilu rawan perpecahan.
Baca Juga: Gedung Bersejarah di Kota Lama Semarang Roboh, Ini Tanggapan Pemkot Semarang
"Politik seharusnya dinikmati dalam prosesnya, bukan hanya hasilnya," tuturnya.
Selain menganjurkan bagaimana caranya menikmati pemilu, Muslim juga menginginkan keterlibatan aktif perempuan entah itu diatur ataupun tidak.
Pasalnya, keterlibatan perempuan yang diatur sebesar 30 persen itu lebih menjadi paksaan daripada keterlibatan sukarela. Karena faktanya, secara individual belum banyak perempuan yang rela dan ikhlas terlibat.
"Keterlibatan perempuan tidak boleh hanya formalitas, perlu keterlibatan lebih dari kaum perempuan untuk kesuksesan pesta demokrasi," pungkas Muslim.
Kemudian hadir pula Komisioner Bawaslu Jawa Tengah yang menjelaskan perlunya keterlibatan aktivis PMII untuk memberantas praktik money politik.
Iqbal Alaik selaku ketua umum PMII Komisariat UIN Walisongo Semarang berharap bahwa PMII UIN Walisongo Semarang komitmen mendukung pihak penyelenggara guna mewujudkan PEMILU yang kondusif, aman, tertib, damai dan berintegritas.
”Saya harap, dengan adanya acara ini. PMII, terkhusus Komisariat UIN Walisongo Semarang dapat memastikan terhadap hasil PEMILU 2024 agar mampu melahirkan Pemimpin yang berintegritas serta menumbuhkan ide dan gagasan terhadap pembangunan bangsa.” ujar Iqbal.
Dalam studium general ini, tema yang diusung adalah Sinergi dan Kolaborasi PMII dalam menjaga keutuhan dan mencegah perpecahan bangsa dalam menghadapi pemilu 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Apakah Besok Senin 24 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama Maulud Nabi? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 2Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 3Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 4Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 5Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 6Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 7Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 8Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 9Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 10Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta






